Nganjuk, Jatim Hari Ini – Salah satu permasalah krusial yang dihadapi para pelaku UMKM adalah tantangan mencari market atau pasar bagi produk yang mereka hasilkan.
Di tengah gencar-gencarnya pemerintah pusat maupun daerah menggalakan kampanye “UMKM naik level”, tetapi tidak diikuti dengan implementasi yang mudah diterapkan di lini bawah.
Pelaku UMKM pun merasa kampanye itu hanya sebatas program seremonial belaka. “Jauh api dari panggang,” ungkap salah satu pelaku UMKM di Nganjuk.
Baca Juga: Apel Perdana, Mas Handy Tegaskan Komitmen Nol Rupiah di Pemkab Nganjuk
Kemudian munculah sebuah ide dan gagasan yang sangat brilian yang bisa menjembatani antara pelaku UMKM dengan market.
Hal ini digagas oleh beberapa pelaku usaha UMKM Nganjuk yang terkumpul dalam sebuah perkumpulan UMKM untuk membentuk badan usaha berupa koperasi yang menitik berat kan lini sektor usahanya pada jasa marketing produk-produk UMKM.
Koperasi itu diberi nama “Koperasi Peduli Wirausaha Mandiri” yang berdiri pada tahun 2020 dan sudah melakukan Rapat Akhir Tahun (RAT) sebanyak dua kali untuk pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada anggota.
Sampai saat ini tercatat sekitar 80-an pelaku UMKM Nganjuk sebagai anggota dan rencananya tahun 2025 ini akan diadakan RAT untuk yang ketiga kalinya.
Ketua Koperasi Peduli Wirausaha Mandiri Tutut Handoyo mengatakan, tantangan terbesar yang dihadapi para pelaku UMKM adalah pasar bagi produk mereka.
Menurutnya, manajemen UMKM yang biasanya masih dikelola secara sederhana dan one man show semakin membuat berat para pelaku usaha UMKM untuk menjalankan roda usahanya.
“Bisa kita bayangkan mereka berjibaku dengan urusan produksi yg kerap kali mereka kerjakan sendiri masih harus dipusingkan dengan bagaimana cara menjual dan memasarkan produk yang mereka hasilkan, keterbatasan relasi dan ilmu marketing menjadi kendala tersendiri buat mereka,” katanya.
Maka dari pada itu Koperasi Wirausaha Mandiri hadir untuk menjawab sekaligus menjadi jembatan bagi para pelaku usaha UMKM.
“Kami mengambil peran sebagai sales and marketing membuka pasar dan bekerjasama dengan berbagai retail baik skala lokal maupun nasional untuk menyalurkan hasil produksi para UMKM yang tergabung dalam anggota koperasi,” ucapnya.
Kemudian harapan harapan di bawah kepemimpinan Marhen-Handi, memberikan support penuh.