Kisi-kisi Digital Marketing bagi New Enterprise
Era digital telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental, terutama dalam hal pemasaran. Bagi perusahaan baru (new enterprise), memahami dan menerapkan strategi digital marketing yang efektif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk bertahan dan berkembang. Perilaku konsumen yang semakin digital-sentris menuntut perusahaan untuk hadir dan berinteraksi di platform online. Keunggulan kompetitif di pasar saat ini ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang maksimal melalui saluran digital.
Dave Chaffey dan PR Smith, dalam buku mereka "Digital Marketing Excellence," menggarisbawahi pentingnya pendekatan sistematis dalam mengembangkan strategi digital marketing yang sukses. Ada enam langkah utama yang dapat diimplementasikan oleh wirausaha pemula untuk membangun model pemasaran digital yang efektif:
Also Read
1. Analisis Situasi (Situation Analysis): Memahami Lanskap Bisnis Anda
Sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk melakukan analisis situasi yang komprehensif. Langkah ini melibatkan evaluasi mendalam terhadap posisi bisnis Anda dalam industri, siklus hidup produk (apakah masih dalam tahap perkenalan atau sudah mencapai kematangan), dan tren pasar yang relevan.
- Riset Pasar: Lakukan riset pasar untuk memahami target audiens Anda, pesaing, dan peluang yang ada. Gunakan alat analisis pasar seperti Google Trends, SEMrush, atau Ahrefs untuk mengumpulkan data yang relevan.
- Analisis SWOT: Identifikasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang dihadapi bisnis Anda. Analisis SWOT akan membantu Anda merumuskan strategi yang lebih terarah.
- Evaluasi Internal: Tinjau kemampuan internal perusahaan, termasuk sumber daya manusia, teknologi, dan anggaran. Pertimbangkan kecepatan, jangkauan, dan target yang realistis berdasarkan sumber daya yang tersedia.
2. Tujuan (Objectives): Menetapkan Arah yang Jelas
Setelah memahami situasi bisnis, langkah berikutnya adalah menetapkan tujuan yang jelas dan terukur. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu (SMART).
- Tentukan Tujuan Pemasaran: Apakah tujuan Anda meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), menghasilkan prospek (lead generation), meningkatkan penjualan (sales), atau membangun loyalitas pelanggan (customer loyalty)?
- Pilih Saluran Digital yang Tepat: Pilih saluran digital yang paling sesuai dengan tujuan pemasaran Anda. Misalnya, jika Anda ingin meningkatkan kesadaran merek, media sosial dan konten pemasaran mungkin menjadi pilihan yang tepat. Jika Anda ingin meningkatkan penjualan, iklan berbayar (paid advertising) dan pemasaran email (email marketing) mungkin lebih efektif.
- Tetapkan Indikator Kinerja Utama (KPI): Tetapkan KPI untuk mengukur keberhasilan strategi digital marketing Anda. KPI dapat berupa jumlah pengunjung website, tingkat konversi, biaya per akuisisi pelanggan, atau tingkat kepuasan pelanggan.
3. Strategi (Strategy): Merumuskan Pendekatan Komunikasi
Strategi digital marketing adalah rencana komprehensif yang menjelaskan bagaimana Anda akan mencapai tujuan pemasaran Anda melalui saluran digital. Strategi ini harus mempertimbangkan target audiens, pesan yang ingin disampaikan, dan platform digital yang akan digunakan.
- Segmentasi Pasar: Segmentasikan pasar Anda berdasarkan demografi, psikografi, perilaku, dan kebutuhan pelanggan. Segmentasi pasar akan membantu Anda menargetkan pesan pemasaran yang lebih relevan dan efektif.
- Pemosisian Produk: Tentukan bagaimana Anda ingin produk atau layanan Anda dipersepsikan oleh pelanggan. Pemosisian produk yang kuat akan membantu Anda membedakan diri dari pesaing.
- Pesan Pemasaran: Kembangkan pesan pemasaran yang jelas, ringkas, dan menarik yang sesuai dengan target audiens Anda. Pesan pemasaran Anda harus menyoroti manfaat produk atau layanan Anda dan bagaimana mereka dapat memecahkan masalah pelanggan.
4. Taktik (Tactics): Mengimplementasikan Strategi dengan Efektif
Taktik digital marketing adalah tindakan spesifik yang Anda lakukan untuk mengimplementasikan strategi Anda. Taktik ini harus terukur dan dapat disesuaikan berdasarkan hasil yang diperoleh.
- E-Marketing Mix: Gunakan e-marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, physical evidence) untuk merencanakan taktik pemasaran Anda. E-marketing mix adalah adaptasi dari marketing mix tradisional untuk lingkungan digital.
- Communications Mix: Gunakan communications mix (advertising, public relations, sales promotion, direct marketing, personal selling) untuk menyampaikan pesan pemasaran Anda. Pilih saluran komunikasi yang paling efektif untuk menjangkau target audiens Anda.
- Content Marketing: Buat konten yang relevan, informatif, dan menarik untuk menarik dan melibatkan target audiens Anda. Konten dapat berupa artikel blog, video, infografis, atau podcast.
5. Tindakan (Action): Mengeksekusi Rencana dengan Sistematis
Setelah semua perencanaan selesai, langkah selanjutnya adalah melaksanakan rencana digital marketing Anda secara sistematis, integratif, dan kolaboratif.
- Struktur Organisasi: Tetapkan struktur organisasi yang jelas dan bagikan pekerjaan serta tanggung jawab kepada PIC (person in charge), job description, dan KPI (key performance indicator).
- Pemanfaatan Sumber Daya: Manfaatkan sumber daya internal dan keterampilan yang dimiliki organisasi untuk menggerakkan seluruh potensi energi agar daya ungkit marketing lebih powerfull.
- Kolaborasi: Bangun kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti influencer, media, atau mitra bisnis, untuk memperluas jangkauan pemasaran Anda.
6. Kontrol (Control): Memantau dan Mengoptimalkan Kinerja
Kontrol adalah proses memantau kinerja strategi digital marketing Anda dan membuat penyesuaian yang diperlukan.
- Monitoring: Pantau seluruh aktivitas digital marketing Anda untuk memastikan bahwa mereka berjalan sesuai rencana. Gunakan alat analisis web untuk melacak lalu lintas website, tingkat konversi, dan metrik lainnya.
- Analisis: Analisis data yang Anda kumpulkan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
- Optimasi: Optimalkan strategi digital marketing Anda berdasarkan hasil analisis Anda. Lakukan perubahan pada taktik, pesan pemasaran, atau platform digital yang Anda gunakan.
Kesimpulan
Digital marketing adalah komponen penting bagi kesuksesan new enterprise di era digital. Dengan mengikuti enam langkah yang diuraikan di atas, wirausaha pemula dapat membangun model pemasaran digital yang efektif dan mencapai tujuan bisnis mereka. Ingatlah untuk selalu beradaptasi dengan perubahan tren digital dan terus belajar untuk meningkatkan keterampilan pemasaran Anda. Seperti yang dikatakan Bill Gates, "If your Business is not on the internet, then your Business will be out of Business."

















