Petani Bunga Mawar di Nganjuk Raup Keuntungan Jelang Ramadan – nnews.co.id

Nganjuk, NNews.co.id – Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah petani bunga mawar di Nganjuk merasakan berkah tersendiri. Permintaan bunga mawar meningkat tajam, terutama untuk keperluan ziarah kubur. Kenaikan permintaan ini bahkan mencapai 200 persen dibandingkan hari biasa.

Salah satu petani yang merasakan keuntungan ini adalah Wijianto, warga Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia meraup keuntungan yang sangat besar pada penjualan bunga mawar jelang ramadhan ini, sebab harga bunga mawar untuk satu takar timba kini seharga Rp 60.000, jauh lebih tinggi dibandingkan harga di hari biasa yang hanya sekitar Rp 15.000 saja.

Kepada tim NNews.co.id, Wijianto mengaku dalam satu bulan jelang ramadhan ia bisa menghasilkan uang sebanyak Rp 12 juta dari hasil berkebun bunga mawar.

“ Kenaikan harga mawar biasanya setahun dua kali, jelang ramadhan dan jelang Idul Fitri,”katanya

Wijianto mengatakan, untuk satu takar timba kecil harga mencapai Rp 60.000 bahkan bisa tembus Rp 150.000.

Bagi petani mawar tidak kesulitan dalam menjual hasil kebunnya, karena di desanya sudah banyak pengepul atau pedagang yang membeli hasil panen mawar milik petani.

Sementara itu, Sunarsih, pedagang bunga mawar mengatakan, dalam satu hari ia dapat membeli bunga mawar dari petani sebanyak 250 timba.

“ Jadi, bunga yangs aya beli dari petani kemudian dibeli oleh pedagang dari Tulungagung, Blitar, Kediri, Madiun dan juga lokal Nganjuk,”ungkapnya

Sejumlah petani mawar mengaku senang dengan rezeki melimpah atas penjualan bunga mawar tersebut, karena keutungan itu ia rasakan setahun dua kali yaitu pada jelang ramadhan dan lebaran saja.

Hariadi Soewandito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *